TECHNICAL KERJA MARKETER DIGITAL ADVERTISING

Next Digital » Blog » Digital Marketing » By Ita Rahmawati On

Profesi sales pada sebuah perusahaan seharusnya bisa memberikan tantangan tersendiri bagi Anda karena tidak semua orang bisa seberuntung Anda berada di posisi tersebut. Sales bagi setiap perusahaan adalah ujung tombak dimana akan berdiri pada posisi paling depan, apalagi jika Perusahaan jasa agensi yang bergerak di bidang Digital Advertising, kinerja sales akan selalu diperhitungkan.

Beda dengan marketing, yaitu memasarkan dengan segala strategi marketing yang dikenal dengan 4P ( Product, Price, Promotion dan Place). Perbedaan selanjutnya dalam strategi marketing, para marketer atau pemasar selalu menjaga brand image product.. Sehingga konsumen memutuskan untuk membeli suatu produk karena sudah mengetahui kualitas produk dan image brand produk tersebut. Mereka benar-benar menjaga konsumen. Sedangkan strategi sales adalah mereka kurang mementingkan untuk menjaga image brand produk, yang penting adalah menawarkan kepada pasar dengan cara menginformasikan kelebihan produk, agar konsumen tertarik dan membeli produknya. Menariknya salesman tidak pernah memikirkan apakah konsumen terpuaskan atau tidak, produknya laku terjual dan target terpenuhi. Selesai.

Kembali pada KIAT PERENCANAAN KERJA MARKETER DIGITAL ADVERTISING. Jangan sampai Anda tidak memiliki perencanaan yang cukup matang sehingga ketika Anda sudah berada di lapangan, yang terjadi malah waktu yang Anda miliki terbuang sia-sia. Yang harus selalu diingat adalah bahwa seorang marketing atau sales dimana pun itu tidak pernah terlepas dari job desc utama yang bernama TARGET. Sebelum Anda terjun ke lapangan, beberapa hal yang harus Anda persiapkan dalam perencanaan tugas adalah mencari data based baik itu UKM maupun Perusahaan skala besar yang termasuk dalam kriteria calon pembeli prospek. Data based bisa kita dapatkan dari referensi pelanggan atau teman, dari internet online, pameran ataupun majalah  direktori industri niaga seperti Yellow Pages. Kenali apakah calon pembeli ini berpotensial atau tidak, karena ini berpengaruh pada waktu Anda.

Berikut ini tips mengetahui calon pembeli merupakan prospek berpotensial atau tidak antara lain :

  1. Adakah indikasi orang atau institusi tersebut membutuhkan atau tertarik pada produk,
  2. Apakah mereka mempunyai kemampuan membeli atau tidak
  3. Apakah mereka mempunyai kewenangan membeli atau tidak
  4. Apakah mereka bisa ditemui lagi atau tidak
  5. Apakah mereka memenuhi syarat khusus yang di tentukan untuk membeli produk.

Mencari tahu apa kebutuhan mereka, dan yang tak kalah penting adalah mengetahui kompetitor mereka. Perencanaan selanjutnya adalah Anda bisa membuat jadwal meeting setiap harinya untuk kunjungan ke klien atau konsumen dan membagi waktu dengan efisien sehingga semua bisa termonitor dengan baik. Jelaskan secara rinci produk apa yang Anda tawarkan. Nah bagian terpenting ketika klien sudah masuk dalam jaring segera lakukan Closing.

Setelah itu mengevaluasi pembayaran mereka apakah lancar setiap bulannya atau tidak. Jika lancar maka tidak akan ada masalah namun yang menjadi masalah ketika satu per satu pelanggan tidak melakukan perpanjangan berhubung Anda adalah seorang marketing Periklanan Digital.

Ketika pelanggan melakukan perpanjangan atau renewal kontrak kerjasama itu menunjukkan Anda adalah seorang Marketing hebat yang mampu memuaskan dan me-maintenance klien dengan baik.  Thanks for reading . Semoga Bermanfaat!

Ita Rahmawati

Ita Rahmawati bergabung di Next Digital Indonesia sebagai Account Executive. Ita menghabiskan waktu luangnya dengan menonton film dan bermain bersama teman dan keluarga. – Tuhan tahu, Tapi menunggu


Let's Connect.

PT. Nadi Digital Indonesia
Business Park Kebon Jeruk
Jl. Meruya Ilir No 88, Blok i no. 7
Jakarta Barat, 11620
t +62 21 3006 7981
e info@nextdigital.co.id

 

Be a part of our team.
e career@nextdigital.co.id