Jangkau Pasar Potensial di Marketplace Pakai CPAS Facebook

CPAS Facebook

Dewasa ini, proses belanja lebih banyak dilakukan pada media digital atau online, khususnya di masa pandemi seperti sekarang ini. Dengan adanya masa pandemi ini, perkembangan belanja online pun kian pesat. Hal ini dapat dilihat pada data yang diperoleh oleh Telunjuk.com sebagai e-commerce hub di Indonesia. Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa selama masa pandemi, yaitu dalam rentang 2 Maret – 5 April 2020, total estimasi belanja ritel online di beberapa marketplace telah mengalami kenaikan sebesar lebih dari 400%. Namun, hal ini juga menandakan bahwa Anda sebagai pebisnis perlu memiliki cara baru yang dapat membantu mendorong lebih banyak penjualan dari sekian banyak persaingan yang ada pada marketplace. Nah, pada kesempatan kali ini, kami akan memperkenalkan sebuah fitur baru dari Facebook yang sekiranya dapat membantu para pebisnis untuk lebih mudah dan aman dalam mendorong penjualan di marketplace. Fitur tersebut adalah CPAS Facebook (Collaborative Performance Advertising Solution). Untuk mengenal lebih dalam mengenai fitur ini, mari simak penjelasan berikut

 

Apa itu CPAS?

Collaborative Performance Advertising Solution atau yang biasa disingkat dengan CPAS Facebook merupakan fitur baru yang dibuat oleh Facebook dengan bekerja sama dengan marketplace. Sesuai dengan namanya, fitur CPAS ini adalah iklan kolaboratif yang mengkolaborasikan advertising platform dengan retailer atau marketplace. Tidak hanya itu, ini juga disebut kolaboratif karena mampu meningkatkan kolaborasi antara brand dan retailer atau marketplace.

 

Fungsi dari CPAS

Secara umum, fitur ini memiliki fungsi yang sama seperti iklan, yaitu memungkinkan brand mendorong pembeli untuk membeli produk secara online melalui iklan dinamis Facebook. Namun, yang membedakan fitur ini adalah

  • Fitur ini dapat berfungsi menggantikan atau mengimplementasikan fungsi convertion tracking di marketplace. Dengan menggunakan fitur ini, brand dapat mengukur tingkat konversi iklan digital pada platform marketplace, yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan. Selain itu, mereka juga dapat menyederhanakan dan merampingkan seluruh proses konversi. Jadi, ini berbeda dengan dynamic ads yang tidak bisa di-track convertion-nya.
  • CPAS dapat meningkatkan level kepercayaan customer. Hal ini dikarenakan saat customer melihat produk yang sudah dilihat sebelumnya pada marketplace, fitur CPAS akan membantu mengangkat kembali atau mengiklankan produk tersebut di Facebook. Dengan demikian, itu juga akan meningkatkan convertion atau kemungkinan customer untuk membeli karena diingatkan kembali di media sosial.

 

Jenis Target Market yang Bisa Dijangkau dengan Menggunakan CPAS

Berdasarkan fungsi dari CPAS ini, para pebisnis dapat menjangkau setidaknya 3 jenis target market, yaitu

  1. Orang yang belum pernah mengunjungi store Anda, namun pernah melihat produk yang serupa. Dengan menggunakan CPAS, ini dapat mengundang orang-orang demikian untuk mengunjungi store Anda dan membeli produk yang ingin dibeli. Dengan demikian, ini akan meningkatkan brand awareness
  2. Orang yang sudah pernah mengunjungi store Anda, namun tidak membeli. Setiap orang yang mengunjungi store atau marketplace dan melihat-lihat produk tertentu, sebenarnya telah memiliki interest dan intention untuk membeli produk tersebut. Namun, ada beberapa faktor yang mungkin membuat mereka akhirnya belum membeli atau tidak jadi membeli. Contohnya, lupa, ingin menabung terlebih dahulu, dan lain sebagainya. Nah, dengan menggunakan CPAS, ini akan membantu Anda mengingatkan orang-orang demikian untuk membelinya.
  3. Orang sudah pernah mengunjungi store dan juga sudah pernah beli. Dalam sebuah proses pembelian, perilaku pembelian konsumen ada yang disebut dengan repurchase. Setiap brand tentunya ingin meningkatkan penjualan, baik itu melalui proses repurchase, cross-selling, ataupun dengan Untuk itu, fitur CPAS Facebook ini hadir tidak hanya menciptakan brand awareness, tetapi juga loyalitas para customer.

 

Keuntungan Menggunakan Fitur CPAS

Collaborative Performance Advertising Solution

Keuntungan dari menggunakan fitur CPAS Facebook ini, diantaranya

  • Untuk berkolaborasi dengan brand lain dan mendapatkan visibilitas yang lebih baik tentang rasio konversi campaign. Dengan menggunakan CPAS ini, pebisnis dapat melihat hasil dari campaign dengan lebih mudah dan menganalisanya.
  • Lebih mudah mempunyai transparansi yang lebih tinggi antara marketplace dengan brand. Transparansi yang dimaksud adalah transparansi performance dari iklan dengan actual result pada campaign marketplace yang dapat Anda lihat dan gunakan datanya untuk kebutuhan lainnya. Tidak hanya itu, CPAS juga dapat dinilai dan disesuaikan apakah campaign dan convertion sudah sesuai dengan harapan. Jika belum, campaign dapat dimodifikasi, baik dari segi produknya, penampilan produk, foto, teks, hingga harga. Dengan demikian, jika ads sudah dapat dioptimalkan, maka secara tidak langsung efisiensi iklan juga akan meningkat.
  • Untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang bagaimana iklan mempengaruhi penjualan dan mengalokasikan anggaran dengan cara yang strategis. Dengan menggunakan CPAS ini, itu memudahkan pebisnis untuk mengatur budget dari marketplace campaign agar lebih optimal dan efektif, karena Anda bisa melihat produk mana yang mempunyai high convertion dan tidak.

Kalau selama ini pebisnis mengalami ketidakpastian karena tidak mengetahui bagaimana iklan mempengaruhi penjualan melalui marketplace, maka fitur CPAS bisa menjadi solusi yang tepat dalam menyelesaikan semua masalah ini.

 

Cara Kerja Fitur CPAS

CPAS Facebook memungkinkan iklan Facebook dan Instagram terhubung dengan marketplace, seperti Tokopedia, Shopee, dan lain-lain. Untuk di Indonesia, CPAS sudah bekerja sama dengan beberapa marketplace Indonesia, seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli. Adapun cara kerja daripada fitur CPAS Facebook ini, yaitu

1. Facebook

Brand menjalankan iklan dinamis langsung di Facebook untuk produk brand menggunakan katalog retailer. Dengan demikian, brand dapat:

  • Memamerkan produk yang relevan kepada orang-orang yang lebih cenderung membeli
  • Secara langsung mengarahkan traffic dengan produk ke situs web atau aplikasi marketplace
  • Mengoptimalkan iklan untuk penjualan online produk
  • Mengukur dampak campaign dengan konversi

2. Situs atau aplikasi marketplace

Pembeli yang berniat tinggi mengunjungi situs web atau aplikasi marketplace untuk menyelesaikan pembelian mereka. Dengan demikian, marketplace dapat:

  • Bermitra dengan brand secara aman dan dalam skala besar
  • Memperluas jangkauan campaign
  • Menghasilkan lebih banyak penjualan online dengan mitra brand
  • Mengukur dampak kinerja campaign pemasaran brand terhadap penjualan

 

Itulah sedikit penjelasan mengenai fitur CPAS Facebook. Bagi Anda yang tertarik untuk menggunakan fitur Collaborative Performance Advertising Solution Facebook ini, maka Anda dapat mempercayakannya pada Next Digital Indonesia. Next Digital Indonesia sebagai digital marketing agency ternama memiliki pengalaman dan alat yang mampu membantu bisnis Anda menjangkau pasar potensial yang lebih luas, termasuk di marketplace. Untuk informasi lebih lanjut, bisa Anda peroleh dengan menonton video di bawah ini atau melalui website official Next Digital Indonesia di nextdigital.co.id.

Avatar
Zunvindri
Zunvindri bergabung di Next Digital Indonesia sebagai Content Writer. Zunvindri memiliki hobi menulis, menonton drama dan film, serta travelling.