Perjalanan Pencarian Berubah Total: Ini Cara SEO dan SEM Harus Beradaptasi

Dulu, perjalanan seorang calon pelanggan di mesin pencari terlihat sederhana: mengetik kata kunci, membuka beberapa hasil, lalu memutuskan. SEO dan SEM (iklan berbayar) pun dikelola sebagai dua kanal terpisah yang sesekali bersinggungan di halaman hasil pencarian. Pertanyaannya biasanya seputar tumpang tindih anggaran apakah iklan perlu menyasar kata kunci yang sudah menempati posisi organik teratas.

Pola pikir semacam ini kini mulai usang. Pencarian modern tidak lagi berjalan lurus dari satu titik ke titik lain, melainkan berputar dalam sebuah siklus yang melibatkan jawaban AI, iklan, hasil organik, dan pencarian lanjutan. Mari kita bahas bagaimana siklus ini bekerja, dan mengapa strategi digital marketing Anda perlu segera menyesuaikan diri.

 

Cara Orang Mencari Sekarang Sudah Berbeda, Tidak Lagi Sekali Klik Selesai

Data terbaru menunjukkan perubahan signifikan dalam perilaku pencari informasi. Sebagian besar pencarian di Google kini berakhir tanpa klik sama sekali, karena jawaban sudah tersaji langsung di halaman hasil lewat AI Overview. Yang lebih menarik, porsi pencarian yang berlanjut ke pencarian susulan justru meningkat cukup signifikan.

Fenomena mencari lagi dan lagi sebenarnya bukan hal baru. Sejak dulu, pengguna memang terbiasa menyempurnakan kata kunci mereka sedikit demi sedikit. Yang berubah adalah munculnya lapisan jawaban instan di bagian paling atas setiap tahap pencarian. Lapisan ini menyerap klik yang dulunya jatuh ke berbagai artikel dan situs web, sekaligus menentukan brand mana yang lebih dulu dilirik pengguna.

Bayangkan skenario seperti ini. Beberapa tahun lalu, pencarian “software project management terbaik untuk tim remote” mungkin langsung mengarahkan pengguna ke artikel perbandingan atau situs vendor, dengan keputusan pembelian baru terjadi berminggu-minggu kemudian.

Kini, pola itu berjalan berbeda. AI Overview langsung menyebutkan tiga rekomendasi tools, tanpa pengguna perlu mengklik apa pun. Selanjutnya, pengguna mencari perbandingan spesifik antar-tools tersebut, melihat AI Overview lagi lengkap dengan iklan dari kedua brand, lalu mengklik salah satunya. Setelah itu, mereka mencari lagi soal kendala implementasi tools tersebut, membaca artikel organik, baru kemudian memulai uji coba produk. Tiga pencarian sekaligus terjadi dalam satu siklus, dan setiap tahapnya membuka peluang visibilitas yang berbeda.

 

4 Fase Perjalanan Konsumen hingga Melakukan Pembelian

Untuk memahami cara kerja siklus ini secara lebih rinci, penting untuk melihat masing-masing tahapannya satu per satu.

1. Tahap pertama, jawaban AI membentuk daftar pertimbangan

AI Overview paling sering muncul di awal pencarian, ketika pengguna masih mengajukan pertanyaan umum sebelum tahu persis apa yang mereka cari. Riset menunjukkan bahwa pencarian bersifat perbandingan hampir selalu memicu munculnya AI Overview, begitu pula pencarian berbentuk pertanyaan. Brand tidak bisa membeli tempat di dalam jawaban AI ini satu-satunya cara untuk hadir di sana adalah dikutip sebagai sumber rujukan.

2. Tahap kedua, iklan menangkap minat yang sudah tersaring

Banyak pengiklan mengira lapisan AI ini merugikan performa iklan mereka. Faktanya, justru sebaliknya. Ketika AI Overview muncul, tingkat klik pada iklan justru cenderung meningkat dibandingkan saat AI Overview tidak muncul. Dengan kata lain, iklan bukan korban dari kehadiran AI Overview, melainkan penangkap demand yang sudah disaring lebih dulu oleh jawaban AI tersebut.

3. Tahap ketiga, hasil organik menguatkan keputusan

Setelah iklan menyerap sebagian besar klik di sekitar AI Overview, siapa yang masih mengklik hasil organik? Biasanya, mereka adalah pengguna yang sudah lebih jauh masuk ke dalam siklus pencarian dan menginginkan informasi yang lebih mendalam. Menariknya, brand yang dikutip di dalam AI Overview terbukti memperoleh jauh lebih banyak klik organik sekaligus klik iklan dibandingkan brand yang tidak dikutip pada pencarian yang sama. Kutipan inilah yang menjadi penghubung antara upaya SEO dan performa iklan berbayar.

4. Tahap keempat, pencarian lanjutan memulai ulang siklus

Inilah tahap yang paling sering diabaikan, padahal justru berkembang paling cepat. Setiap pencarian baru bisa memunculkan AI Overview yang berbeda, iklan yang berbeda, dan hasil organik yang berbeda pula. Sebuah brand bisa saja menang di pencarian pertama, namun menghilang sama sekali di pencarian lanjutan jika kompetitor lebih menguasai halaman perbandingan atau ulasan pengalaman pengguna.

 

Kenapa Konten yang Terlalu Umum Makin Sulit Dilirik AI

Salah satu temuan penting dari fenomena ini adalah pergeseran jenis konten yang benar-benar dikutip oleh AI. Konten how-to yang sifatnya umum ternyata semakin sulit mendapatkan kutipan, karena sistem AI sudah mampu menghasilkan jenis konten tersebut sendiri tanpa perlu merujuk ke sumber eksternal.

Sebaliknya, konten yang berisi data orisinal dan riset yang benar-benar dimiliki brand tersebut jauh lebih berpeluang untuk dikutip. Artinya, strategi konten yang selama ini banyak mengandalkan artikel “apa itu” generik perlu segera dievaluasi ulang agar tetap relevan di tengah pergeseran cara kerja mesin pencari.

 

Apa yang Perlu Anda Lakukan Menghadapi Perubahan Ini

Lantas, bagaimana cara menyesuaikan strategi digital marketing dengan realitas baru ini? Beberapa langkah berikut layak Anda pertimbangkan.

  1. Pertama, bangun satu tampilan data yang menyatukan seluruh perjalanan pencarian, bukan sekadar melaporkan performa SEO dan iklan secara terpisah. Catat kehadiran AI Overview, status kutipan, posisi organik, posisi iklan, hingga total pangsa klik untuk setiap kata kunci prioritas beserta pencarian lanjutannya.
  2. Kedua, pisahkan kata kunci perbandingan dan pertanyaan berdasarkan status kutipannya sebelum memutuskan memangkas anggaran iklan. Kata kunci yang brand-nya sudah dikutip AI justru layak mendapat investasi lebih besar, karena di situlah performa organik dan berbayar sama-sama bekerja optimal.
  3. Ketiga, alokasikan sumber daya untuk membangun data dan riset orisinal sebagai aset jangka panjang. Konten semacam ini menjadi fondasi bagi seluruh tahapan siklus pencarian, mulai dari mendapatkan kutipan AI hingga memperkuat performa iklan.

 

Saatnya SEO dan SEM Jalan Beriringan, Bukan Sendiri-Sendiri

Perubahan alur pencarian ini menegaskan satu hal penting: mengelola SEO dan SEM sebagai dua kanal yang berdiri sendiri sudah tidak lagi relevan. Kedua strategi ini kini saling memengaruhi dalam satu siklus yang sama, sehingga keputusan pada salah satu kanal akan selalu berdampak pada kanal lainnya.

logo ndi

Jika Anda ingin memastikan brand tetap terlihat di setiap tahap siklus pencarian, mulai dari saat dikutip AI hingga menutup keputusan pembelian lewat hasil organik, jasa SEO dari Next Digital dapat membantu membangun fondasi konten dan otoritas yang kuat, sehingga website Anda lebih berpeluang menjadi sumber rujukan yang dikutip di berbagai tahap pencarian. Pendekatan ini mencakup riset kata kunci yang relevan, optimasi konten berkualitas, hingga strategi yang selalu menyesuaikan diri dengan perubahan algoritma mesin pencari.

Di sisi lain, karena data menunjukkan iklan justru menangkap demand yang sudah tersaring oleh AI Overview, kehadiran di kanal berbayar menjadi semakin krusial untuk menutup keputusan pembelian. Jasa SEM dari Next Digital siap membantu merancang kampanye Google Ads yang tepat sasaran, mulai dari riset kata kunci, penargetan lokasi yang akurat, hingga optimasi iklan berkelanjutan, sehingga setiap klik yang masuk benar-benar berpeluang besar untuk berkonversi menjadi pelanggan.

 

Kesimpulan

Perjalanan pencarian pengguna kini bukan lagi garis lurus yang berakhir di satu klik, melainkan siklus berulang yang melibatkan jawaban AI, iklan, hasil organik, dan pencarian lanjutan yang saling terhubung. Brand yang hanya fokus memenangkan satu tahap saja berisiko kehilangan momentum di tahap berikutnya.

Oleh karena itu, strategi digital marketing yang efektif ke depan bukan lagi soal memilih antara SEO atau SEM, melainkan bagaimana cara SEO dan SEM beradaptasi menyatukan keduanya agar brand Anda tetap hadir dan relevan di setiap titik dalam siklus pencarian yang terus berputar ini.